Memerintahkan kaumNya melihat kejadian alam semesta
Sesungguhnya alam semesta ini adalah cipataan Allah SWT الواب الوجود, kejadian alam dan isi – isinya adalah menjadi bukti kewujudan Allah SWT.Di antara ayat – ayat al Quran yang menggesa untuk melihat kejadian alam, firman Allah SWT
Maksudnya : " Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah? # Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian # Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? " Surah Nuh, ayat 13 – 15
Maksudnya : " Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? # Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya # kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya # Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan # Supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu " Srurah Nuh, ayat 16 – 20
Nabi Nuh a.s melaksanakan dakwah kepada kaumNya dengan kesabaran yang tinggi dan usaha yang gigih selama 950 tahun.Selepas daripada itu Baginda menyerah segala urusan kepada Allah SWT supaya memberikan pertolongan dan kejayaan dalam dakwahNya.Firman Allah SWT
Maksudnya : " Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka # Dan melakukan tipu-daya yang amat besar # Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr # Dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan # Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah "Surah Nuh, ayat 21 -25
Allah SWT akan menimpakan iqab @ balasan kepada kaumNya yang enggan mendengar dan menerima seruan yang telah diberikan oleh Nabi Nuh a.s, firman Allah SW
Maksudnya : " Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman) # Maka dia mengadu kepada Tuhannya: "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku ) # Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah # Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemu- lah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan # Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku # Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh) # Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? # Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku " Surah al Qamar, ayat 9 -16
Allah SWT telah menghantar taufandan juga banjir besar, selepas Nabi Nuh a.s memberikan hujjah, bukti dan dalil tetapi kaumNya buta dan ingkar tehadap kebenaran.
Selepas daripada itu, Nabi Nuh a.s berdoa kepada Allah SWT agar menunjukkan kekuasaan yang ada pada Allah SWT, firman Allah SWT
Maksudnya : " Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi # Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat ma'siat lagi sangat kafir " Surah Nuh, ayat 26 – 27
No comments:
Post a Comment