Manhaj Nabi Nuh a.s dalam melaksanakan dakwah
1. Merahsiakan dakwah pada permulaan, menzahirkan pada akhirnya
2. Tidak memperdulikan ejekan daripada kaumNya dan orang yang memperolokkanNya
3. Bersikap lembut dan menyukai mad'u
4. Menggabungkan antara dakwah dan pebuatan ( amali ) sepertimana Nabi Nuh membuat kapal
5. Memperingati manusia tentang nikmat Allah SWT dan hari pembalasan
6. Berdakwah kepada orang kafir selepas putus asa daripada mereka
7. Mengambil risiko untuk memisahkan antara anak dengan bapa dalam jalan dakwah
Nabi Nuh a.s melaksanakan dakwah kepada kaumNya untuk menyembah Allah yang Esa, siang dan malam, susah senang, firman Allah SWT
Maksudnya : " Nuh berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang # Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran) # Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat # Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan # Kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam # Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun " Surah Nuh, ayat 5 – 10
Kaum Nabi Nuh a.s menyifatkan Baginda sebagai orang gila, firman Allah SWT
Maksudnya : " la tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu " Surah al Mukminun, ayat 25
Kaum Baginda juga mengejek ketikamana Baginda sedang membuat kapal .Pun begitu Nabi Nuh a.s bersikap lemah – lembut, kasih dan menyerah urusan kepada Allah SWT untuk menolongnya.Firman Allah SWT
Maksudnya : " Nuh berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku " Surah al Mukminun , ayat 26
Maksudnya : " Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku # Maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku " Surah as Syu'araa,ayat 117 – 118
Maksudnya : " Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: "Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami) # Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal " Surah Huud, ayat 38 – 39
Nabi Nuh a.s menunjukkan teladan kepada para daie : ( tidak layak kepada seorang daie itu melakukan perara buruk dan tidak boleh seorang daie itu memperlekehkan seseorang yang lain ).Firman Allah SWT
Maksudnya : " Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia # Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar " Surah Fushshilat, ayat 34 – 35
Maksudnya : " Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata # Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam # Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui # Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat? " Surah al A'raaf, ayat 60 – 63
No comments:
Post a Comment